Membangun Sumber Daya Manusia Itu Mahal

Astaka Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) X tingkat Provinsi Kepulauan Riau mulai dinyalai lampu hias pada Senin (8/5/2023) malam, dan siap digunakan untuk perhelatan selama sepekan, 9-14 Mei 2023. Pembangunannya m enelan anggaran Rp1,1 miliar dari APBD Karimun. (JurnalTerkini.id/rusdi).
Astaka Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) X tingkat Provinsi Kepulauan Riau mulai dinyalai lampu hias pada Senin (8/5/2023) malam, dan siap digunakan untuk perhelatan selama sepekan, 9-14 Mei 2023. Pembangunannya m enelan anggaran Rp1,1 miliar dari APBD Karimun. (JurnalTerkini.id/rusdi).

Sementara, penggunaannya hanya selama satu pekan, mulai dari pembukaan hingga penutupan STQH X tingkat Provinsi Kepri.

Masyarakat menginginkan anggaran yang dikeluarkan benar-benar sepadan dengan output yang dihasilkan dalam perhelatan rutin itu, tentunya STQH itu harus melahirkan qori dan qoriah berbakat yang siap diutus ke tingkat nasional.

Bacaan Lainnya
Astaka STQH X tingkat Provinsi Kepri di Coastala Area, Tanjung Balai Karimun. (didokumentasikan Senin (8/5/2023) malam. (JurnalTerkini.id/Rusdi)
Astaka STQH X tingkat Provinsi Kepri di Coastala Area, Tanjung Balai Karimun. (didokumentasikan Senin (8/5/2023) malam. (JurnalTerkini.id/Rusdi)

Jadi tidak hanya menjadi kegiatan rutinitas belaka yang menghambur-hamburkan uang rakyat, tetapi mewujudkan STQH yang berkualitas melalui dewan hakim yang profesional. Siapapun yang tampil sebagai juara, maka pantas menyandangnya sesuai dengan kemampuannya.

Membangun sumber daya manusia itu mahal, butuh anggaran miliaran, apalagi jika ditambahkan dengan biaya pengadaan tenda dan perlengkapan pendukung STQH lainnya. (Editorial)

Total Views: 669

Pos terkait