Budi mengakui bahwa Puskesmas Moro memiliki dua unit mobil Ambulance, hanya saja satu unit lainnya masih dalam keadaan rusak.
“Mobil ambulance satunya lagi posisinya di bengkel,” katanya.
Budi juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga dan berjanji akan meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.
Salah satunya dengan sudah menyampaikan permintaan kepada Dinas Kesehatan untuk merekrut sopir ambulance yang baru.
“Kami juga sudah menyampaikan ke Dinas Kesehatan agar dapat mengadakan sopir ambulance yang baru, karena sopir yang sekarang sudah lanjut usia,” ucapnya. (yra)





