Ruffindy menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam terhadap para peserta pelatihan yang belum terserap ke dunia kerja.
“Upaya kita salah satunya dengan komitmen yang ada dengan perusahaan-perusahaan agar mereka siap menyerap tenaga kerja yang sudah kita latih, kita akan mengirim data mereka kepada HRD sesuai kebutuhan kerja di perusahaan,” jelasnya.
Ia juga memastikan tahun ini akan kembali melaksanakan sejumlah pelatihan tenaga kerja, hal ini sesuai dengan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Karimun untuk melatih 3 ribu tenaga kerja selama 5 tahun.
“Tahun 2023 pelatihan tenaga kerja kembali berlanjut, jenis pelatihan nantinya sesuai kebutuhan pasar kerja di perusahaan-perusahan. Informasi pelatihan akan kita informasikan ke publik baik melalui website maupun pemberitaan,” ucap Ruffindy (yra)
Editor: Putri Permata Sari





