Karimun Gelar Lomba Sampan Layar dan Jong

Karimun (Jurnal) – Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menggelar acara perlombaan sampan layar dan lomba jong yang diadakan di Desa Parit Kecamatan Karimun, Minggu (25/8).

Hadir dalam acara tersebut H. Aunur Rafiq, orang nomor dua di Kabupaten Karimun sekaligus membuka perlombaan tersebut. Turut hadir pula sejumlah kepala SKPD, FKPD, tokoh masyarakat Desa Tulang dan Desa Parit.

Lomba sampan layar diikuti 32 regu sedangkan untuk Jong 60 peserta. Masing-masing memperlihatkan kebolehan baik dalam lomba sampan layar maupun lomba jong.

Kepala Disparsenibud Karimun Syuryaminsyah yang akrab disapa Wak Min mengatakan, lomba sampan layar dan jong ini merupakan agenda tahunan untuk menumbuhkan minat dan bakat masyarakat.

“Lomba sampan layar dan jong digilir pelaksanaannya, jika tahun lalu di Desa Tulang, maka tahun ini di Desa Parit, hanya saja peserta sampan layar pada tahun ini agak berkurang jika dibandingkan tahun lalu, dikarenakan sebelumnya di Kecamatan Belat diadakan lomba serupa,” ujar Wak Min

Panitia, kata Wak Min menyiapkan hadiah uang tunai dan piala bagi pemenang.

Untuk juara I sap 12 mendapatkan hadiah uang tunai Rp.8.4 juta, juara II Rp.7.2 juta dan juara III Rp.3.6 juta. Untuk sap 9 juara I menerima hadiah uang tunai Rp.6.3 juta, juara II Rp.5.4 juta dan juara III Rp.4.5 juta. Untuk sap 7 juara I Rp.4.9 juta, juara II Rp.4.2 juta dan juara III Rp.3.5 juta. Untuk sap 5 juara I Rp.3.5 juta, juara II Rp.3 juta dan juara III Rp.2.5 juta dan yang terakhir untuk sap 3 juara I Rp.2.1 juta, juara II Rp.1.8 juta dan juara III Rp.1.5 juta, ujarnya.

Untuk lomba jong lanjut wak Min, juara I mendapatkan hadiah uang tunai Rp.1 juta, juara II Rp.900 ribu, juara III Rp.800 ribu, juara harapan I Rp.700 ribu, juara harapan II Rp.600 ribu dan juara harapan III Rp.500 ribu.

Ia menambahkan lomba sampan layar mengikuti perlombaan terdiri dari sap 3 yang berawak 3 orang, sap 5, sap 7, sap 9 dan sap 12. “Sedangkan lomba jong kategorinya mulai dari jong panjang dan jong pendek,” terangnya lagi.

“Lomba sampan layar tahun 2013 ini hadiahnya terbilang cukup besar dari pada tahun sebelumnya, sedangkan hadiah lomba jong sedikit menurun,” jelasnya.

Di akhir laporannya Wak Min menambahkan, sebelum peserta lomba sampan layar dilepas, pada Sabtu (24/8) telah dilaksanakan lomba jong babak penyisihan. Jadi untuk hari ini peserta lomba jong yang mengikuti perlombaan hanya 7 peserta saja.

“Kegiatan seperti ini dari tahun ke tahun berpindah tempat, Disparsenibud sudah merencanakan tahun depan dipusatkan di Coastal Area Tanjung Balai Karimun,” kata Wak Min.

Wakil Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq dalam sambutannya sebelum melepas peserta lomba sampan layar, meminta kepada seluruh peserta untuk menjaga keselamatan dalam bertanding, sebab kegiatan seperti ini juga berisiko tinggi bagi keselamatan.

“Jangan lebih memandang hadiah, karena hadiah itu hanya sebagai motivasi atau dorongan saja, yang terpeting bagaimana kita tetap melestraikan permainan rakyat tradisional Melayu di Bumi Berazam ini tetap maju, berkembang dan terkenal di mancanegara,” tegasnya mengakhiri sambutan.

Setelah menyampaikan sambutan, Wakil Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq menuju ke panggung untuk acara tempat perlombaan untuk melepaskan peserta lomba sampan layar dengan cara melepaskan tembakan ke udara dengan didampingi unsur FKPD, SKPD serta disaksikan ribuan masyarakat. (edy)

Total Views: 272

Pos terkait