Ia menambahkan, sebelumnya pada masa transisi berakhirnya kontrak perintis hingga penandatangan kontrak baru, ada pihak- pihak komersil yang memilih membuka penerbangan charter Susi Air.
Hanya saja, saat ini pihaknya belum mendapatkan kabar terkait hal itu yang menyebabkan aktifitas penerbangan di Bandara RHA akan terhenti sampai Desember 2022.
“Biasanya ada pihak yang membuka Charter Flight. Namun tahun ini kami belum dapat info. Kemungkinan sangat kecil lantaran harga avtur lagi tinggi,” ucap Fanani. (yra)





