Lanjut Rafiq, dari besaran angka Rp3,6 Miliar, ada sekitar Rp3,1 Miliar diperuntukkan untuk bantuan sosial upah, baik itu dalam bentuk bantuan tunai maupun sembako.
“Sekitar Rp500 juta itu dari kebijakan kita, untuk membuat operasi pasar, berupa bazar murah yang dilakukan setiap minggunya hingga Desember mendatang,” katanya.
Rafiq juga berharap, perusahaan-perusahaan melalui Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) dapat menyalurkan bantuan-bantuan berupa sembako untuk pekerja. (YRA)






