Hendrawan menjelaskan bahwa pemeliharaan jalan dilakukan menyusul ruas jalan Jelutung – Pasir Panjang mengalami penurunan lapisan dan keretakan aspal.
“Sebelum dikerjakan, ruas jalan nasional ini mengalami penurunan lapisan dan keretakan aspal, sehingga diperlukan pemeliharaan agar jalan yang sudah ada ini bisa kembali bagus untuk dilalui oleh masyarakat,” jelasnya.
Ia mengatakan, preservasi jalan dan jembatan pada ruas jalan nasional
Jelutung – Pasir Panjang menelan biaya sebesar Rp 4.1 miliar yang bersumber dari Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2022.
“Pada dasarnya pemeliharaan jalan ini adalah upaya Kementerian PUPR untuk mendorong akses jalan yang kurang baik menjadi lebih baik, dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat sebagai pengguna jalan,” ucap Hendrawan.
Sementara itu, Camat Meral Barat Isnaidi menyambut baik adanya preservasi jalan dan jembatan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR di wilayahnya.
“Alhamdulillah, puas sekali dengan adanya pemeliharaan berupa preservasi jalan ini. Sehingga masyarakat kini bisa menikmati ruas jalan yang semakin bagus,” kata Isnaidi, Rabu (15/6/2022).





