Devanan mengatakan, dirinya sudah sering mengingatkan jajarannya untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum terkait BBM baik subsidi maupun non subsidi.
“Sudah sering saya ingatkan untuk tidak bermain-main soal minyak ini, jika ada petugas saya yang terlibat kami tidak segan-segan untuk memecatnya,” kata Devanan.
Ia mengaku sudah mencurigai hal tersebut lantaran kuota BBM solar subsidi yang dibeli pihaknya selalu cepat habis dari hari biasanya.
“Memang kelihatannya up normal, biasanya kita beli 30 kilo liter saja bisa seminggu tapi sekarang tidak sampai,” ujarnya.






