Karimun, JurnalTerkini.id – Komisi III DPRD Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau akhirnya memanggil PLN ULP Tanjungbalai Karimun dan PLTU Sei Batak, Rabu (18/5/2022).
Dipanggilnya PLN dalam hearing di Ruang Banmus DPRD Karimun itu, menyusul terjadinya pemadaman listrik bergilir yang terjadi dua pekan belakangan.
Pemadaman listrik tersebut dikarenakan adanya kerusakan mesin unit 2 PLTU Sei Batak yang menyebabkan defisit daya sebesar 5 Mega Watt.
Ketua Komisi III DPRD Karimun Ady Hermawan memimpin langsung hearing yang turut diikuti Ketua Komisi I Sulfanow Putra dan sejumlah anggota Komisi III yakni Zaizulfikar, Anwar Hasan, Abdul Manaf dan Charli Donna.
Kemudian, hearing ini juga dihadiri oleh Kabid ESDM Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan ESDM Kabupaten Karimun Vandarones Purba, Manager PLN ULP Tanjungbalai Karimun Hendrico dan Manager PLTU Tanjung Sei Batak Karimun Syaifil Edly.
“Hearing bersama pihak PLN dan PLTU ini digelar tidak lain dan tidak bukan sebagai tindak lanjut keluhan masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir yang terjadi sejak awal Mei 2022,” ujar Ketua Komisi III DPRD Karimun, Ady Hermawan.
Ady mengatakan, dari hasil hearing tersebut pihak PLTU Sei Batak menyatakan bahwa perbaikan mesin unit 2 akan rampung pada 28 Mei 2022 mendatang.
“Daya mampu PLTU tergantung dua mesinnya, saat ini mesin unit 2 mereka rusak dan sedang dilakukan perbaikan dan akan kembali normal pada 28 Mei 2022 mendatang,” kata Ady.





