Bupati menambahkan, bahwa kesiapan Karimun untuk menerapkan endemi ditambah dengan tren kasus Covid-19 yang saat ini menurun dan terkendali dengan baik.
Kemudian, secara fasilitas Karimun juga sangat siap untuk menangani pasien Covid-19.
“Karimun punya rumah sakit rujukan untuk penanganan Covid-19 yang juga dibantu oleh tiap puskesmas, terkait isolasi pasien juga ada tempat isolasi terpusat di tiap kecamatan,” kata Bupati.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Karimun ini mengaku menyambut baik apabila pemerintah dapat segera menetapkan status wabah Covid-19 menjadi endemi.
Menurutnya, hal tersebut akan memulihkan perekonomian masyarakat Karimun yang telah terdampak selama dua tahun terakhir.
“Peralihan status menjadi endemi tentu akan memulihkan ekonomi masyarakat, salah satunya seperti pelabuhan internasional yang bisa dibuka lagi. Hal itu tentu akan membuat pelaku-pelaku usaha di pelabuhan dan perhotelan akan kembali bergairah,” jelas Bupati.






