Satreskrim Polres Karimun sebut masih selidiki pelaku jambret

Karimun (Jurnal) – Maraknya aksi penjambretan di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau membuat masyarakat resah dan cemas, apalagi para jambret memburu kaum wanita yang menggunakan kendaraan roda dua yang melintasi tempat sepi dan gelap.

Data dihimpun, dalam dua hari berturut-turut setidaknya terdapat tiga wanita yang menjadi korban kejahatan jalanan atau jambret, dan pada Juli lalu juga banyak yang korban jambret .

Menyikapi hal itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Karimun, AKP Lulik Febyantara mengatakan bahwa pihaknya masih terus menyelidiki kasus jambret yang terjadi Karimun dan akan memburu pelaku jambret yang meresahkan masyarakat.

“Kita masih terus menyelidiki. Laporan sudah masuk, kita akan buru mereka,” kata Lulik, Kamis (22/8) siang.

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya sudah meminta keterangan para korban jambret, dan mencari tahu seperti apa ciri-ciri jambret yang saat ini berkeliaran.

Lulik juga menyebutkan, bahwa juga ada satu orang ibu-ibu yang ingin membuat laporan yang juga diduga menjadi korban jambret. Namun, hingga saat ini laporan tersebut belum dilakukan.

“Kemarin juga ada ibu-ibu mau buat laporan. Tapi dia ijin pulang sebentar, dan tidak balik-balik lagi. Itu nanti kita dalami,” ucap Lulik.

Kasat Reskrim juga mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak menaruh barang berharga pada tempat yang rawat akan kejahatan, serta tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan.

“Simpan hp atau tas dalam jok motor. Jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan,” kata AKP Lulik. (SP)

Total Views: 197

Pos terkait