Karimun (Jurnal) – Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau patut bersyukur, sebab jarak pemondokan tidak terlalu jauh dari Masjid Haram, tempat jamaah menunaikan tawaf mengelilingi ka’bah.
“JCH Karimun untuk kloter 17 BTH, insya allah selama di Makkah menginap di Hotel No102 Surro Man Ro’a Maktab 2 Sektor 1 Syisyah 1 bersama Kloter 20 BTH dan Kloter 21 BTH. Jaraknya ke Masjidil Haram sekitar tiga atau empat kilometer,” kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Karimun, Endang Sri Wahyu di Tanjung Balai Karimun beberapa waktu lalu.
Meski tidak terlalu jauh, Endang tetap mengimbau kepada seluruh calon haji agar tetap menjaga kesehatan sehingga bisa menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah selama di Tanah Suci.
Endang mengatakan, JCH Karimun yang semula sebanyak 174 orang, kini tinggal 173 orang setelah satu calon haji asal Pulau Kundur meninggal dunia, dan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) akan dikembalikan secara utuh kepada ahli warisnya sebesar Rp32 juta lebih.
“Mudah-mudahan tidak ada yang sakit atau dirawat, karena itu jaga kesehatan,” kata dia lagi.
Secara umum, seluruh calon haji telah mempersiapkan diri menuju Tanah Suci. JCH Karimuntergabung dalam kelompok terbang (kloter) 17 BTH melalui Embarkasi Batam berangkat menuju Jeddah sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan pesawat Saudi Air Line SV5621, Minggu (21/7).
”Mohon doa masyarakat agar jemaah asal kabupaten Karimun baik itu kloter 17 dan 20 dapat menunaikan ibadah haji dengan tenang,” ungkapnya.
JCH Karimun yang akan berangkat terdiri atas 105 orang perempuan dan 68 laki-laki berangkat bersama kloter 17. Sedangkan, kloter 28 hanya 9 orang, dengan rincian asal Kecamatan Karimun 41 orang, Meral 38 orang, Meral Barat 2 orang, Tebing 24 orang, Kundur 33 orang yang sebelumnya 34 orang.
Kemudian, Kecamatan Kundur Utara 6 orang, Kundur Barat 7 orang, Belat 3 orang, Moro 3 orang, Durai 5 orang dan Ungar 2 orang. Kemudian, untuk kloter 20 berasal dari kecamatan Karimun 5 orang, kecamatan Tebing 1 orang dan kecamatan Kundur 3 orang dengan total keseluruhan ada 173 orang.
Kabag Kesra Setkab Karimun Irwan Dinovri mengatakan rangkaian pelepasan JCH akan dimulai dengan penyambutan JCH dari luar Pulau Karimun Besar pada Jumat (19/7) dengan pemeriksaan koper pagi harinya.
Selanjutnya, pemantapan ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu) oleh petugas dari Kantor Kemenag Karimun, Dinkes, Kantor Kesehatan Pelabuhan. Para JCH akan menginap tidak jauh dari pelabuhan, agar proses keberangkatan tidak menggunakan kendaraan lagi.
”Untuk pelepasan seperti biasa ada prosesi tepung tawar diiringi syarakal Al Barkat. Dilanjutkan, pelepasan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karimun dan tamu undangan. Bersama keluarga yang bisa mengantar di halaman rumah dinas Bupati nantinya,” terangnya. (har/rdi)





