Karimun, JurnalTerkini.id – Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) yang ada di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau kembali mengalami kekosongan.
Kekosongan bahan bakar berwarna hijau terang tersebut bahkan sudah terjadi dalam sepekan terakhir.
Salah satu SPBU yang mengalami kekosongan adalah SPBU Poros yang berada di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing.
Direktur Utama Perumda Bumi Berazam Jaya Devanan Syam selaku pengelola SPBU Poros ketika dikonfirmasi membeberkan penyebab kosongnya BBM jenis Pertalite.
Devanan mengatakan, penyebab utamanya ialah adanya keterlambatan pendistribusian BBM jenis Pertalite dari Terminal BBM Tanjunguban Bintan milik Pertamina ke Kabupaten Karimun
Dimana, keterlambatan tersebut dipicu tiga masalah teknis. Yakni, kerusakan pada kapal transporter, antrean panjang di Terminal BBM Tanjunguban dan kondisi cuaca buruk.
“Seperti terakhir ini kapal transporternya rusak dan kita sudah melakukan penukaran kapal walau memakan waktu, penyebab selanjutnya ialah antrean di Terminal Tanjunguban sekarang juga membutuhkan waktu yang lama dan faktor cuaca yang membuat kapal harus melalui jalur lain yang lebih jauh agar bisa sampai dengan selamat,” kata Devanan.





