SPBU Coastal Area Karimun Jual Pertalite Bukan Harga Khusus, Ini Penyebabnya

SPBU Coastal Area Tanjung Balai Karimun ((foto: yra)
SPBU Coastal Area Tanjung Balai Karimun ((foto: yra)

Namun, ia menjelaskan bahwa perbedaan harga yang terjadi itu karena kedua SPBU tersebut menjual BBM jenis Pertalite dengan harga khusus atau subsidi dari program ‘Langit Biru’.

Dimana, program yang dibuat oleh Pemerintah Pusat bersama Pertamina tersebut diluncurkan dalam rangka peralihan dari BBM jenis Premium ke BBM jenis Pertalite.

Bacaan Lainnya

Sementara, pihaknya tidak mendapatkan program khusus itu lantaran baru beroperasi setelah diluncurkannya program Langit Biru.

“Kami baru mendapatkan izin operasional dari Pertamina setelah diluncurkannya program Langit Biru, sehingga SPBU Coastal Area ini tidak bisa menjual Pertalite dengan harga khusus karena tidak dimasukkan ke dalam program tersebut,” jelas Roja.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Penasehat PT Cahaya Satu Januari Muhammad Nurhidayat.

Ia mengatakan, pihaknya dalam menentukan harga jual Pertalite itu tidak bisa sesuka hati karena harus menyesuaikan dengan harga yang sudah ditetapkan oleh Pertamina.

“Kami tentunya tidak Mau menjual Pertalite dengan harga yang tinggi karena kami juga berharap dapat harga khusus. Akan tetapi, itulah ketentuan dari Pertamina. Secara logika bisnis masyarakat pasti akan ke SPBU lain dengan harga khusus Pertamina, jadi tidak ada manfaatnya juga buat kami menaikan harga diluar ketentuan,” kata Nurhidayat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan ESDM Karimun, Muhammad Yosli menyebut bahwa program Langit Biru itu diperuntukkan bagi SPBU yang dicanangkan pemerintah bersama Pertamina untuk peralihan dari Premium ke Pertalite.

Total Views: 508

Pos terkait