Sejumlah wilayah pesisir di Karimun sendiri diketahui sering dilanda banjir rob, peristiwa alam itu terakhir terjadi pada awal Desember 2021 lalu.
Dimana, banjir rob terjadi karena ketinggian pasang laut saat itu mencapai 4 meter.
“Sebagai perbandingan, awal Desember lalu tinggi banjir rob yang terjadi mencapai 4 meter. Prediksi kita sampai 22 Desember 2021 memang lebih rendah, tetapi kemungkinan besar beberapa wilayah di Karimun akan terjadi banjir rob,” jelas Tito.
Meski begitu, ia menyebut bahwa tinggi pasang laut akan mulai mengalami penurunan pada 24 Desember 2021.
“Mulai 24 Desember 2021, pasang laut akan mulai turun sampai akhir tahun,” ujarnya.
Terakhir, Tito mengimbau agar warga Karimun dapat mewaspadai terjadinya banjir rob dengan terus mengikuti prakiraan cuaca khususnya hujan dari BMKG baik melalui aplikasi maupun media sosial.





