Karimun, JurnalTerkini.id – Seleksi honorer Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) segera memasuki gelombang kedua.
Seleksi tersebut direncanakan akan dimulai pada 6 Desember 2021 mendatang, dan berlangsung selama lima hari. Pada saat seleksi, Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun akan menggelar di dua lokasi.
Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Fajar Horison mengatakan, seleksi honorer PPPK itu diperuntukkan bagi tiga kategori peserta.
Adapun tiga kategori tersebut adalah, peserta yang tidak lolos seleksi pada gelombang pertama dari sekolah negeri, ditambah dengan guru sekolah dari swasta yang sudah ada di Dapodik, serta peserta dari umum yang baru tamat dan mempunyai sertifikat pendidik namun belum bekerja tapi berdomisili di Kabupaten Karimun.
“Untuk berapa jumlahnya sampai saat ini kami belum dapat data dari pusat, kami baru akan mengikuti rapat koordinasi secara luring dengan panitia di Provinsi Kepri pada 3 Desember 2201 sebagai persiapan dalam pelaksanaannya,” ujar Fajar Horison, Kamis (2/7/2021).
Fajar menjelaskan, bahwa secara administrasi pihaknya telah menyurati Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karimun sebagai tembusan.
Kemudian, pihaknya juga telah menyurati pihak PLN yang berkaitan dengan jaringan arus listrik.
“Selain itu, kami juga meminta pihak Telkom agar siap secara maksimal untuk memberikan jaringan internet di dua titik digelarnya ujian dan juga surat yang ditujukan kepada tim satgas Covid-19 Kabupaten Karimun,” ujar Fajar lagi.
Adapun lokasi seleksi honorer PPPK dipusatkan di dua titik, diantaranya di SMA Negeri 1 Karimun dan di SMK Negeri 1 Karimun.
Pelaksanaan seleksi akan berlangsung dua sesi dalam satu hari, sementara untuk jumlah setiap sesinya tergantung dengan jumlah tempat atau sarana yang tersedia.
Diketahui, formasi lowongan honorer PPPK Kabupaten Karimun sebanyak 595, pada seleksi tahap pertama September lalu telah diikuti sebanyak 812 peserta. 237 orang diantaranya dinyatakan lolos dan sisanya 577 peserta gagal.
Artinya, masih ada 358 formasi yang tersedia pada seleksi gelombang kedua tersebut.
Setiap peserta, nantinya dapat langsung mengetahui secara langsung hasil tes yang diikuti di lokasi ujian, karena dilakukan secara peringkat dengan sistim CAT UNBK. (YRA)





