“Jadi, apabila tahap I ini bagi yang tidak lolos, bisa ikuti tahap II yang akan di gelar Oktober nanti. Apabila kuota belum terpenuhi, kita akan buka tahap III,” tambahnya.
Fajar menambahkan, pihaknya menggelar seleksi kompetensi PPPK berjalan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Peserta seleksi bahkan diwajibkan untuk melakukan swab antigen sebelum mengikuti ujian.
“Untuk antigen nya, gratis karena ditanggung Pemerintah Daerah,” kata Fajar.
Lebih lanjut, kata Fajar, peserta yang berhasil mencapai passing grade pada seleksi tahap pertama, akan otomatis lulus dan tidak perlu ikuti seleksi selanjutnya.
“Jadi apabila lulus tahap pertama, sudah bisa dipastikan mereka di terima,” katanya.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Karimun mendapatkan kuota CPNS dan PPPK sebanyak 913 formasi dengan total untuk PPPK sebanyak 595 dan CPNS sebanyak 315 formasi pada tahun ini.
Pelaksanaan seleksi PPPK telah dimulai sejak 13 September kemarin, sementara untuk CPNS baru akan digelar pada 10 Oktober mendatang. (yra)





