Karimun, JurnalTerkini.id – Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Tanjung Balai Karimun (TBK), Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) Letkol Laut P Puji Basuki melepas tugboat berbendera Malaysia, TB Meisun T31 untuk pulang ke negaranya di dermaga Makolanal TBK, Kamis (12/8/2021).
“Seperti yang sudah saya sampaikan pada Pers Rilis sebelumnya pada 21 Juni 2021, bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan kapal belum ditemukan adanya pelanggaran, sehingga kapal beserta dua kru berkewarganegaraan Malaysia kita pulang ke negara asalnya,” kata Danlanal TBK Letkol Laut (P) Puji Basuki M.Tr Hanla, M.M di sela pelepasan kapal.
Danlanal menjelaskan, TB Meisun T31 ditemukan di perairan Tanjung Balai Karimun sekitar Leho pada koordinat 01°07.325′ u – 103°.24.963’t pada 20 Juni 2021.
Baca: Lanal TBK Temukan Tug Boat Malaysia Masuk Tanpa Izin ke Perairan Karimun
Saat ditemukan, jelas dia, dalam kapal hanya ditemukan dua kru berkewarganegaraan Malaysia, dan berdasarkan pemeriksaan lanjutan diketahui ada 3 kru berkewarganegaraan Indonesia sengaja membawa kapal keluar dari trayek di perairan Malaysia menuju perairan Karimun.
Ketiga kru WNI itu, lanjut dia, diketahui membawa kapal ke perairan Karimun dengan maksud untuk melarikan karena masalah finansial, yang diperkuat dengan keterangan WNA yang sebenarnya juga ingin melarikan diri namun terkendala peraturan Malaysia dengan memberlakukan blacklist terhadap pekerja yang melarikan diri.
Selanjunya, kata Danlanal, pemilik kapal yang diketahui bernama Eric dari PT See Song & Sons, Malaysia berkoordinasi dengan Lanal Tanjung Balai Karimun menanyakan prosedur pemulangan TB Meisun dan dua ABK WN Malaysia.
Mengingat situasi pandemi COVID-19, PT See Song & Sons menunjuk Agen Pelayaran Indonesia sebagai perwakilan untuk mengurus dokumen pemulangannya di Karimun.
“Namun sebelumnya kami melaporkan kepada Panglima Koarmada I dan mendapatkan perintah untuk melaksanakan pengecekan dan penelusuran terkait keberadaan dan kondisi 3 kru WNI yang melarikan diri,” katanya.
Berdasarkan penelusuran pihaknya, lanjut Danlanal, ketiga kru WNI tersebut dalam keadaan baik-baik saja dan benar-benar kembali ke keluarga sekaligus berkoordinasi dengan Otoritas Pelabuhan dan Security Malaysia apakah kapal tersebut pernah terlibat tindak pidana di laut.





