Karimun, JurnalTerkini.id – Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap insiden terbakarnya kapal tanker MT Ketaling di PT Multi Ocean Shipyard (MOS) Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) pada Sabtu (10/7/2021) lalu.
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi mengatakan, kebakaran terjadi pada bagian main deck atau dek utama kapal milik Pertamina tersebut.
Arsyad mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari sejumlah saksi baik dari pihak perusahaan dan pekerja, pihaknya memastikan tidak ada aktivitas apapun saat kejadian tersebut.
“Dari hasil olah TKP dan juga pemeriksaan sejumlah saksi, waktu kejadian disitu tidak ada pekerjaan karena cuaca sedang hujan,” kata Arsyad, Senin (12/7/2021).
Arsyad menjelaskan, sejauh ini dugaan awal terjadinya kebakaran tersebut adalah korsleting dari trafo yang ada di bagian main deck.
Namun, kata dia, kapal tersebut tidak mengalami kerusakan yang berarti berdasarkan hasil olah TKP.
“Tidak ada kerusakan berarti, mungkin karena kobaran api bersumber dari oli atau sisa pengecatan di sekitar kapal karena kapal sedang perbaikan. Sehingga, hal tersebut menyulut api sangat besar,” jelas Arsyad.






