Kondisi jalan yang berlubang panjang tersebut tepat di tanjakan jalan poros Jayaloka, jika tidak berhati hati kendaraan roda 2 ataupun roda 4 jika saling bertemu lawan arah di lokasi tersebut dapat mengakibatkan kecelakaan. Ditambah dengan kondisi kendaraan bermuatan berat.
Wahyu selaku masyarakat Jayaloka, pengguna jalan tersebut mengatakan, kondisi jalan berlubang itu sudah terjadi kurang lebih 3 bulan ini. Posisi jalan yang digali kemudian ditimbun, pada saat hujan maka timbunan itu hanyut semua dan menimbulkan lubang panjang.
“Tapi pihak kontraktor tidak pernah memperdulikan lubang tersebut. Kami selaku warga Masyarakat juga tidak tahu dari kontraktor mana yang mengerjakan proyek ini. Dikarenakan papan proyek juga tidak ada dipasang di sekitar lokasi proyek.” Ujar Wahyu.
Masyarakat Kecamatan Jayaloka berharap Bupati Musirawas Hj Ratna Machmud segera memberikan teguran kepada pihak kontraktor melalui Dinas PU Bina Marga Musirawas, jika perlu turun ke lokasi proyek untuk melakukan pengecekan bersama.
Kepala Dinas PU BM Musi Rawas Azhari, menyatakan akan segera melakukan pengecekan siapa kontraktornya.
“Ok aku cek dulu kegiatan siapo,” kata Azhari saat dikonfirmasi lewat pesan singkat Whatsapp. (28/6/2021). (abk)
Baca juga: Walikota Lubuklinggau Hadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional via Zoom Meeting






