“Diharapkan setelah terbentuk gugus tugas Kabupaten Layak anak nantinya , seluruh komponen yang terlibat dapat langsung terjun ke lapangan, agar unsur dan komponen yang menunjang Kabupaten Layak anak bisa terwujud di Kabupaten Asahan,” pungkas Muhilli.
Sementara itu Bupati Asahan H. Surya, BSc dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses terpenting pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA) yaitu Koordinasi diantara para Steakholders Pemenuhan hak hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan oleh karena itu diharapkan penguatan Koordinasi para Steakholders dapat ditingkatkan.

“Anak tidak bisa dipisahkan dari keberlangsungan hidup bagi sebuah Bangsa, oleh karena itu anak harus mendapat kesempatan seluas luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik Fisik, Mental maupun Sosialnya. Maka menjadi kewajiban kita bersama untuk pemenuhan hak anak sehingga anak anak menjadi Aset dan modal sumber daya dalam pembangunan, untuk itu diharapkan peran seluruh pemangku kepentingan baik Pemerintah, Masyarakat dan Dunia Usaha bersinergi dalam Mewujudkan Kabupaten Asahan Layak Anak,” tegas Bupati.
Mengakhiri sambutannya Bupati berharap agar masing masing OPD dan anggota Gugus Tugas KLA yang akan dibentuk dapat segera bekerja mempersiapkan data, Informasi agar harapan untuk mewujudkan Kabupaten Asahan Layak Anak dapat tercapai.
Mengakhiri sambutannya Bupati berpesan agar dalam melakukan setiap aktifitas untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan yaitu dengan menjaga jarak, Mencuci Tangan Pakai Sabun dan Tetap memakai Masker hal ini perlu kita tetap lakukan untuk menghindari Penyebaran Covid 19 Khususnya di Kabupaten Asahan.(KK)






