Akibat dari Nasehat EKG Korban merasa tersinggung dengan mengatakan “Kapanpun aku menunggu yang ini” dan pelaku menjawab “Kok gitu kau ngomong lae” .
Lalu korban menjawab “Kenapa rupanya apa maumu” dan Pelaku menjawab “Kok gitu kau” dan Korban kembali mengatakan “Apa maumu” sehingga korban dan pelaku EKG sama-sama berdiri dari meja.
Saat itu teman tongkrongan mereka yang bernama Rusman Ginting telah berusaha menengahi adu mulut keduanya dengan mengatakan “Kok ribut orang sama sama kita kok” hal ini dimaksudkan agar situasi tidak memanas.
Saat itu Korban Kiranta Padang tidak merasa senang langsung menggunakan baju miliknya lalu pergi menuju arah sepeda motornya.
Pelaku mengetahui bahwa Korban Kiranta Padang biasanya menyimpan sebilah parang di Sepeda motornya. hingga Pelaku langsung mengambil ininsiatip lebih dulu beraksi dari pada mati konyol.
Pelaku EKG mengambil sebilah pisau tumbuk lada yang disimpan dipinggangnya EKG langsung mengejar Korban dan langsung menusukkan pisau tersebut kearah bagian dada sebelah kiri sebanyak 1 (satu) kali dan pada bagian lunggung sebanyak 2 (dua) kali.
Melihat korban Kiranta Padang sudah tidak berdaya lagi dan banyak mengeluarkan darah dan akhirnya meninggal dunia.
Setelah kejadian Pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian,tetapi hari itu juga dapat diamankan kembali oleh oleh satuan Reskrim Polsek Tigalingga.
Saat ini tersangka bersama barang bukti sebilah pisau tumbuk lada sudah diamankan di Polsek Tigalingga.(Ronald Sihombing/Sumber: Polres Dairi)





