Pamekasan, JurnalTerkini.id – Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam menghadiri acara lepas pisah dan pengambilan sumpah asisten tenaga kesehatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Bina Husada Pamekasan, bertempat di Mandhapah Aghung Ronggo Sukowati Pamekasan, Sabtu (29/5/21).
Bupati muda yang akrab disapa Mas Tamam tersebut, mengungkapkan berbagai kiat generasi masa depan bangsa di era digitalisasi kepada remaja Bumi Gerbang Salam.
Acara yang dihadiri oleh 150 pelajar lulusan SMK tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai ketentuan Satgas Covid-19.
Mas Tamam mengungkapkan bahwa para lulusan dan pemuda merupakan calon pemimpin di masa kini dan masa yang akan datang.
Oleh sebab itu merupakan suatu kebanggaan baginya bisa saling berbagi resep sukses dan kiat agar menjadi generasi hebat masa depan.
Sebab, menurutnya revolusi industri menuntut seseorang untuk bertindak cepat dalam bersaing.
Apalagi di zaman sekarang yang semua sudah tersaji secara elektronik dan terdigitalisasi dalam era 4.0.
“Saya sampaikan bahwa setidaknya ada tiga syarat untuk jadi generasi hebat masa depan,” Ungkapnya pada undangan yang hadir.
Pertama adalah generasi yang memiliki trust (bisa dipercaya). Karenanya trust kunci utama bagi para remaja dan generasi penerus.
Indikator seseorang yang memiliki trust adalah Shiddiq, Amanah, Tabligh dan Fatonah.
Dengan demikian, seorang pemimpin merupakan mereka yang memiliki kepercayaan tinggi di tengah-tengah masyarakat.
“Syarat kedua, intelektualitas keahlian atau kemampuan epistemologinya luar biasa, sumber dayanya bagus dan mampu melakukan kreasi dan akselerasi,” katanya.
Nah, ketiga Mereka ini, mau melangkah dengan cepat dalam berdaya saing, kalau tidak cepat pasti akan ditinggal di jaman penuh persaingan.
Contoh, dulu orang mau dibilang pengusaha hotel harus bangun hotel dulu, tetapi sekarang tidak, sudah bisa melalui Ponsel dalam berkarya.
“Kecanggihan teknologi ini membuat kita harus cepat Berakselerasi Makanya, lulusan SMK Kesehatan Bina Husada Pamekasan sebagai generasi masa depan sangat istimewa dan unggul dibidangnya,” tuturnya.
Sementara itu, Achmad Sutrisno Kepala SMK Kesehatan Bina Husada, menjelaskan lulusan kali ini dari berbagai jurusan, yakni Teknologi Laboratorium Medik, Farmasi dan Keperawatan dari angkatan Ke IX.
“Alhamdulilah ada sejumlah 43 siswa yang sukses mengikuti USP atau uji kompetensi dan dinyatakan Lulus semua,” bangganya.
Dengan diraihnya capaian itu, pihaknya berharap semoga semua lulusan, bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Dan tercapai segala harapan dan citanya, kemudian sukses dan barokah ilmunya untuk masyarakat dan negara.
“Apalagi didukung dengan berbagai peluang program beasiswa kedinasan dan kedokteran, dari Bupati dan Pemkab Pamekasan semoga juga bisa dimanfaatkan oleh lulusan terbaik Kami ke depannya,” ujarnya.
Sekarang, SMK Bina Husada Pamekasan sedang memantangkan sistem vokasi fast tack gradual. Yakni, adanya akselerasi pendidikan vokasi Kesehatan yang mengeluarkan ijazah D-2 nantinya.
“Sehingga dimasa depan akan ada beberapa ijazah yang diterima yakni beberapa ijazah. Yaitu ijazah D-2, Ijazah SMK, Sertifikasi Kompetensi dan keahlian sekaligus,” pungkasnya. (Fiki)





