Gerakan Transaksi Non Tunai, Upaya Bank Riau Kepri Dorong Perekonomian Desa

  • Whatsapp
Kepala Bank Riau Kepri Cabang Tanjung Balai Karimun Wan Abdul Rahman (tengah) bersama anggota DPRD Karimun Raja Rafiza mencanangkan Gerakan Transaksi Non Tunai di sela penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Moro, 2 Mei 2021.
Kepala Bank Riau Kepri Cabang Tanjung Balai Karimun Wan Abdul Rahman (tengah) bersama anggota DPRD Karimun Raja Rafiza mencanangkan Gerakan Transaksi Non Tunai di sela penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Moro, 2 Mei 2021.

Karimun, JurnalTerkini.id – Gerakan transaksi non tunai Bank Riau Kepri di tiap desa di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau terus berlanjut.

Desa Niur Permai, Kecamatan Moro menjadi desa ketujuh yang menjalankan gerakan untuk mendorong perekonomian masyarakat tersebut.

Bacaan Lainnya

Kegiatan gerakan transaksi non tunai yang disejalankan dengan penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT)-DD bulan Januari tahun 2021 itu, dihadiri oleh Kepala Cabang Bank Riau Kepri Tanjungbalai Karimun, Wan Abdul Rahman dan Anggota DPRD Karimun, Raja Rafiza, Minggu (2/5/2021).

Wan Abdul Rahman mengatakan, gerakan tersebut merupakan upayanya pihaknya menjadikan Badan Usaha milik Desa (BumDes) sebagai jasa inklusi keuangan desa atau agen bank

Dengan adanya agen tersebut, kata dia, masyarakat kian dipermudah untuk bertransaksi. Sehingga, tidak perlu jauh-jauh pergi ke kantor Bank Riau Kepri.

Agen bank tersebut telah difasilitasi dengan aplikasi sistem perbankan oleh Bank Riau Kepri.

“Jadi, perwakilan bank Riau Kepri sudah ada melalui BumDes ini, dan nantinya akan melayani transaksi di masyarakat. Baik itu, setor uang, tarik uang, transfer uang, pembayaran pajak PBB, BPJS dan lainnya itu semua bisa dilakukan,” kata Wan Abdul Rahman, Jum’at (7/5/2021).

Selain itu, Wan Abdul Rahman mengatakan, BumDes juga bisa melayani transaksi oleh perangkat desanya.

Sehingga, perangkat desa tidak perlu lagi ke bank untuk melakukan transaksi untuk melakukan pembayaran seperti pembayaran paket pekerjaan di desa.

Pos terkait