Karimun, JurnalTerkini.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Kepulauan Riau pada tahun ini menargetkan sebanyak 1.000 petani mendapat program Kartu Tani.
Target tersebut, melampaui realisasi pada 2020 dimana Pemkab Karimun telah menyerahkan sebanyak 582 kartu tani.
“Jumlah petani kita sebanyak 5.000 orang, dari jumlah itu kita targetkan pada tahun ini 1.000 petani mendapatkan Kartu Tani,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Karimun, Sukrianto Jaya Putra Sabtu (24/4/2021).
Sukrianto mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan kepada para petani sebagai calon penerima Kartu Tani yang bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
“Kartu Tani ini sedang dalam proses, masih di-entri oleh teman-teman di lapangan, prosesnya tidak bisa setiap saat karena mengikuti mekanisme dari Kementerian Pertanian (Kementan),” katanya.
Sukrianto mengungkapkan, adanya sistem baru saat ini juga menimbulkan kendala dalam pendistribusian pupuk bersubsidi melalui kartu tani.
Namun, kata dia, petani tidak perlu khawatir karena pihaknya sedang menunggu persetujuan teknis dari Kementan, Pupuk Indonesia dan BRI sebagai penyalur Kartu Tani di Provinsi Kepulauan Riau.
“Begitu juga untuk syarat menyalurkan pupuk bersubsidi ini, kami masih menunggu aturan teknis terkait implementasinya,” katanya.
Sukrianto mengungkapkan, antusias para petani di Karimun sangat bagus untuk memiliki kartu tani.
Mengingat, kartu tersebut nantinya akan memberi kemudahan bagi petani, salah satunya terkait proses penebusan pupuk bersubsidi.
Meski begitu, ia tetap mengimbau para petani agar terus aktif dan berkoordinasi dengan penyuluh Dinas Pangan dan Pertanian Karimun yang berada di tiap desa atau kelurahan.
“Jika ada petani yang belum mendapatkan kartu ini, kita minta untuk segera berkoordinasi dengan penyuluh-penyuluh kami di masing-masing desa dan kelurahan,” ucap Sukrianto. (yra)
Baca juga: Bupati Karimun serahkan 582 kartu tani, ini manfaatnya






