Lapinka IAIN Madura Sosialisasikan Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat

Pamekasan, Jurnal Terkini – Kalangan mahasiswa IAIN Madura menyosialisasikan Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat dalam kegiatan Latihan Kepemimpinan Pramuka (Lapinka) yang digelar di Yayasan Darul Ulum, Desa Polagan, Kecamatan Galis sejak 23 sampai 25 April 2021.

Materi Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat ini disampaikan narasumber Budi Cahyono, supervisor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Sabtu (24/4/2021)

Bacaan Lainnya

Sesuai UU No 24 tahun 2007, bahwa penanggulangan bencana adalah urusan bersama dan menjadi tanggung jawab semua warga negara.

Diharapkan penanggulangan bencana berbasis masyarakat ini, masyarakat bisa memahami dan mengambil peran dalam kesiapsiagaan diri dan keluarga, komunitas dan seterusnya.

Selain itu diharapkan masyarakat bisa dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Masyarakat bisa dikatakan tangguh jika masyarakat paham akan karateristik bencana, sehingga ketika terjadi bencana masyarakat tahu harus berbuat apa.

Masyarakat bisa paham danbtau cara menyelamatkan diri, nampu beradaptasi dan mampu bangun dengan mandiri.

Keselamatan masyarakat adalah hal yang utama, maka dari itu sudah waktunya merubah paradigma Penanggulangan Bencana dari Tanggap darurat pada Kesiapsiagaan.

Masyarakat tangguh adalah masyarakat yang mampu hidup berdampingan dengan Bencana.

Pada kesempatan itu ketua Pramuka IAIN Madura Faruq Firmansyah, menyampaikan terima kasih kepada pemateri dari BPBD Pamekasan yang sudah memberikan pemahaman ketangguhan bencana berbasis masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemateri, semoga kita semua dijauhkan dari bencana,” ucap Faruq Penuh harap. (Fiki)

Total Views: 296

Pos terkait