“Saya (Gubernur Jatim) bersama Pangdam V Brawijaya, Pangkoarmada II dan Kapolda Jatim, mengucapkan bela sungkawa sedalam dalamnya, atas musibah yang terjadi di Pondok Pesantren Annidhomiyah, yang mengakibatkan duka mendalam,” tutur Gubernur Jatim, Kamis (25/2/21) sore.
Dalam peristiwa tersebut menyebabkan lima santriwati meninggal dunia, dua lainnya masih dirawat di Rumah Sakit.
Berikut identitas 5 santriwati yang meninggal dunia akibat timbunan longsor:
- Rubiatul Adhawia (14) asal Desa Poreh , Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang.
- Siti Khomariyah (16) asal Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember.
- Santi (14) asal Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.
- Nur Aziza (13) asal Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember
- Nabila (12) asal Desa Sempong Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep.
Bupati Pamekasan H. Badrut Tamam, juga gratiskan biaya pengobatan untuk santriwati yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“untuk seluruh biaya pengobatan korban yang masih dirawat, kami gratiskan” tegasnya. (Fiki)







