PSP terdiri dari lima intervensi yakni penguatan SDM sekolah, pembelajaran dengan paradigma baru, perencanaan berbasis data, digitalisasi sekolah, serta pendampingan konsultatif dan asimetris.
Program ini bertujuan untuk mewujudkan Visi Indonesia yang Maju, Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian melalui terciptanya profil pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bergotong-royong, dan kebhinekaan global.
Pemimpin Negeri Hamparan Kelapa Dunia ini menilai, PSP dapat diimplementasikan ke dalam salah satu Misi Kabupaten Inhil, yaitu meningkatkan kualitas SDM yang mampu menguasai IPTEK dengan tetap memiliki nilai-nilai moral religius dan kultural, pembangunan infrastruktur yang maju dan mampu diakses secara merata.
“Harapan saya kepada kepala satuan pendidikan agar terus meningkatkan kompetensi dengan cara mengikuti secara serius program sekolah penggerak. Mudah-mudahan kedepannya kualitas pendidikan di Kabupaten Indragiri Hilir semakin baik dan meningkat,” pungkasnya.






