Sebelum melakukan pekerjaannya Aji Duha mengambil pisau yang biasa disimpannya di Tugu Pahlawan Terminal Atas dekat dengan tempat Aji Duha bekerja sebagai tukang parkir.
AD menyimpan pisau di pinggang kanannya, Kamis (26/4/2018) pukul 00.30 WIB datanglah Qolbi menemuinya dari arah jalan pasar atas.
Tanpa berkata-kata Qolbi langsung memukul dada Aji Duha menggunakan tangannya, merasa kesakitan AD langsung mengambil pisau di pinggang dan menusuk perut kanan Qolbi.
“Karena terluka Qobli berlari ke arah rumah sakit dr Sobirin untuk meminta pertolongan pertama, namun nyawanya tidak tidak tertolong,” ujarnya.
Sementara setelah menusuk Qolbi, AD melarikan diri ke arah Mesat Jaya, disana Aji Duha membuang pisau yang digunakannya untuk menusuk Qolbi dan kabur ke Palembang.
Pengakuan Aji Duha di Polres Lubuklinggau setelah ditangkap, dia nekat menusuk Qolbi karena kesal diejek dan dipukul. (abk)





