Dukung Kota Layak Anak, PLTU Tembilahan Bangun Lapangan Badminton di Sungai Perak

  • Whatsapp
Penyerahan bantuan berupa lapangan badminton sebagai wujud dukungan PJB Services PLTU Tembilahan terhadap program Pemkab Inhil menuju Kota Layak Anak.
Penyerahan bantuan berupa lapangan badminton sebagai wujud dukungan PJB Services PLTU Tembilahan terhadap program Pemkab Inhil menuju Kota Layak Anak.

Tembilahan, JurnalTerkini.id – PT PJB Services PLTU Tembilahan menyalurkan bantuan fasilitas olahraga kepada masyarakat di Kelurahan Sungai Perak, Tembilahan, Jumat (5/2/2021).

Bantuan fasilitas olahraga berupa pembangunan lapangan badminton ini diberikan sebagai wujud dukungan PLTU Tembilahan terhadap program Pemerintah Kabupaten Inhil menuju Kota Layak Anak.

Bacaan Lainnya

Serah terima lapangan badminton secara simbolis dilakukan oleh Manager Unit PLTU Tembilahan, Wahyono kepada 2 (dua) orang anak sebagai perwakilan warga Kelurahan Sungai Perak, Tembilahan.

Wahyono mengatakan, pemberian bantuan fasilitas olahraga yang merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR adalah bentuk perhatian PT PJB Services PLTU Tembilahan terhadap warga sekitar.

“Bantuan ini dimaksudkan agar keberadaan kami bisa dirasakan oleh warga sekitar PLTU. Selain listrik yang kami salurkan, juga bantuan lain. Dalam kesempatan ini, fasilitas olahraga berupa lapangan badminton,” tutur Wahyono saat menyampaikan sambutan.

Bantuan fasilitas olahraga berupa lapangan badminton, diungkapkan Wahyono, juga adalah bentuk penyelarasan program CSR PLTU Tembilahan dengan program pemerintah daerah untuk menjadi Kota Layak Anak.

Sebagaimana diketahui, salah satu indikator Kota Layak Anak adalah keberadaan tempat bermain atau fasilitas Ruang Publik Terpadu Ramah Anak yang disingkat RPTRA.

“Kita tahu di masa sekarang ini, anak-anak cenderung lebih suka bermain game, bermain handphone. Untuk mengurangi intensitas bermain game, maka di sini kami hadir membantu fasilitas olahraga berupa lapangan badminton yang juga dapat dijadikan tempat bermain bagi anak sebagai salah satu prasyarat Kota Layak Anak,” ungkap Wahyono.

Pos terkait