Sambungnya, saat ini kursi kepemimpinan di rumah sakit tersebut sudah beralih ke Pelaksana Tugas (Plt). Yaitu, Rachmadi yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan Karimun.
“Sudah kita cek tadi, alhamdulillah pelayanan sudah mulai berjalan dengan baik,” ucap Nyimas Novi.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Muhammad Sani, Rahmadi mengatakan, pasca ditunjuk sebagai Plt dirinya meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun untum menunjuk dua pejabat lainnya mengisi kekosongan di jajaran RSUD Muhammad Sani Karimun.
Pasalnya, pengunduran diri di tubuh manajemen RSUD Muhammad Sani Karimun tidak hanya terjadi pada direktur, tapi juga Kepala Bidang (Kabid) Keuangan dan Kabid Penunjang.
Permintaannya itu, kata dia, dikabulkan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq. Dimana, Kabid Keuangan saat ini dijabat oleh mantan Kasi Keuangan RSUD Muhammad Sani, Junaidi dan Kabid Penunjang saat ini dijabat oleh Lisa yang juga berasal dari internal RSUD Muhammad Sani.
“Alhamdulillah penggantinya dari internal, sehingga tidak sulit bagi kami untuk melakukan penyesuaian dan perbaikan. Memang saat penunjukan terhadap dua pejabat baru ini sempat ditolak oleh yang bersangkutan, tapi kita yakini mereka mampu,” jelasnya.
“Sebenarnya untuk menunjuk manajemen kebawah itu direktur, tapi saya kan Plt. Sehingga, Bupati yang menunjuk langsung,” tambah Rachmadi.
Diketahui, berdasarkan aturan yang ditetapkan mereka yang mengundurkan diri di RSUD Muhammad Sani akan tercatat sebagai staf biasa dan tetap sebagai pegawai.
Turut serta dalam kunjungan tersebut dari jajaran Komisi II DPRD Karimun antara lain Samsul dari Fraksi Golkar, Tahir dari Fraksi Demokrat, Aloysius dari Fraksi PDIP. (yra)





