Perda RTRW Disahkan, Pulau Kundur Karimun Jadi Kawasan Industri

  • Whatsapp
Bupati Karimun Aunur Rafiq. (foto: yra)
Bupati Karimun Aunur Rafiq. (foto: yra)

Karimun, JurnalTerkini.id – Bupati Karimun, Aunur Rafiq memastikan Pulau Kundur akan beralih status sebagai kawasan industri.

Peralihan status Pulau Kundur itu melalui Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tatat Ruang dan Wilayah (RTRW) yang disahkan oleh DPRD Karimun, Senin (18/1/2021) lalu.

Bacaan Lainnya

Bupati mengatakan, Perda RTRW yang telah disahkan tersebut akan berlaku selama 20 tahun, terhitung dari 2020 hingga 2040.

Sambungnya, dengan disahkannya perda tersebut maka menambah kawasan industri baru di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Pasalnya, kawasan industri yang merupakan sebuah area yang dikhususkan dan direncanakan untuk tujuan pengembangan industri itu sebelumnya hanya di Pulau Karimun Besar atau ibu kota.

“Status sebagai kawasan agraria di pulau kundur tetap. Hanya saja, kini ditambah juga sebagai kawasan industri, di sana nantinya akan ada smelter dan kawasan berikat yang akan kita bangun,” kata Rafiq.

“Saya mengapresiasi sekali DPRD Karimun sudah mengesahkan Perda RTRW yang berlaku selama 20 tahun ini,” tambahnya.

Juru Bicara Pansus RTRW DPRD Karimun Raja Rafiza dari Fraksi Golkar menjelaskan, sebelumnya Kabupaten Karimun telah memiliki Perda RTRW No 7 Tahun 2012.

Namun, kata dia, perda tersebut dinilai sudah tidak cocok lagi dengan aturan baru yang diterbitkan pemerintah pusat melalui Kementerian Agraria dan Kementerian ATR/BPN.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka di Kundur Utara Kembali Ditutup

space iklan HPN

Pos terkait