Ini Penyebab Harga Cabai Rawit di Karimun Naik hingga Rp90.000/Kg

“Kenapa tinggi, distributor kita saja mengambil dari daerah penghasio itu harganya sudah tinggi. Belum lagi bjaya perjalanan sampai ke Karimun,” katanya.

Sambungnya, guna mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya seperti pendekatan bersama petani- petani lokal untuk dapat memasok kebutuhan cabai untuk Kabupaten Karimun.

Bacaan Lainnya

“Kita telah berkoordinasi bersama Dinas Pertanian, supaya petani- petani unggulan dan dalam bimbingan mereka yang menanam cabai untuk dapat dijual di Karimun dulu, jangan keluar daerah,” ungkap Yosli.

Menurutnya, walaupun pasokan cabai lokal itu tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Karimun, setidaknya dapat membantu agar ketersediaan bahan pokok tidak langka.

“Ya walaupun tidak dapat memenuhi, tetapi setidaknya ini dapat membantu,” ucap Yosli. (yra)

Total Views: 536

Pos terkait