Praktisi hukum minta aparat klarifikasi insiden tertembaknya Haji Permata

  • Whatsapp
Praktisi hukum dan pengacara Indragiri Hilir Hendri Irawan.
Praktisi hukum dan pengacara Indragiri Hilir Hendri Irawan.

Tembilahan, JurnalTerkini.id – Peristiwa tertembak hingga tewasnya Haji Pertama, seorang pengusaha dari Batam oleh aparat di Laut Sungai Bela, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (15/1/2021) bikin heboh dan jadi pembicaraan di tengah masyarakat.

Insiden yang menewaskan H Permata ini menyebar kemana-mana melalui media online. Dan hingga malam ini, pihak jurnalterkini.id belum mendapatkan data dan keterangan resmi dari aparat Bea dan Cukai, bahwa adanya perlawanan dengan pengusaha ternama tersebut sehingga harus melepaskan tembakan ke bagian dada.

Bacaan Lainnya

Salah seorang praktisi hukum di Kabupaten Indragiri Hilir, Hendri Irawan, SH, MH. dalam wawancaranya enyebutkan peristiwa ini harus diproses secara hukum karena banyak kejanggalan yang tersiar di lapangan.

Selain itu, lanjut Hendri, yang akrab disapa Bang Iwan ini, perlu adanya kepastian cerita dan ketetapan hukum agar tidak semena-mena dalam melenyapkan nyawa seseorang.

“Kita belum tau ini dari siapa yang melakukan, tapi perlu diketahui penembakan terhadap seseorang yang sempat melenyapkan nyawa seseorang merupakan pembunuhan dan harus diproses hukum,” tukas Hendri Irawan, Jumat (15/1/2021).

space iklan HPN

Pos terkait