“Kami tidak melaut dulu sampai cuaca membaik atau menunggu imbauan boleh kembali melaut dari pihak BMKG Karimun,” kata Fanani.
Ia menjelaskan, adanya kondisi cuaca ekstrem tersebut membuat para nelayan yang tergabung di PKNKB Karimun saat ini mengalihkan aktifitasnya untuk melakukan perbaikan-perbaikan di kapal.
“Sementara ini fokusnya untuk memperbaiki kapal hingga ke alat-alat navigasinya, guna meningkatkan keselamatan masing-masing kapal saat melaut,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, dalam memastikan keselamatan para nelayan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak-pihak dari Dinas Perhubungan, Lanal Tanjungbalai Karimun, Satpolairud Polres Karimun dan instansi terkait lainnya.
“Kami terus berkoordinasi dengan instansi-instansi tersebut. Karena, kami membutuhkan mereka sebagai mitra keselamatan,” ucap Fanani.
Baca juga: Dihantam Gelombang, Kapal Nelayan Kurau di Karimun Tenggelam





