Cuaca Ekstrem, Nelayan Penangkap Cumi di Karimun Berhenti Melaut

Sejumlah kapal nelayan penangkap cumi sandar di dermaga sejak cuaca ekstrem melanda perairan Karimun maupun Provinsi Kepri dalam dua pekan ini. (foto: yogi)
Sejumlah kapal nelayan penangkap cumi sandar di dermaga sejak cuaca ekstrem melanda perairan Karimun maupun Provinsi Kepri dalam dua pekan ini. (foto: yogi)

Karimun, JurnalTerkini.id – Para nelayan penangkap cumi yang tergabung dalam Perkumpulan Kelompok Nelayan Karimun Berazam (PKNKB) sementara berhenti melaut.

Hal tersebut menyusul kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Provinsi Kepulauan Riau sejak awal 2021.

Bacaan Lainnya

“Cuaca ekstrem yang masih terjadi hingga saat ini membuat para nelayan kapal cumi tidak melaut atau menjaring sementara waktu,” ujar Ketua PKNKB, Alfanani, di Tanjung Balai Karimun, Selasa (12/1/2021).

Menurutnya, menghentikan aktivitas melaut sementara waktu adalah langkah yang tepat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Pasalnya, beberapa waktu yang lalu juga telah terjadi seorang nelayan yang ditemukan tewas usai terjatuh ke laut dari kapal tempatnya bekerja di perairan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.

Baca: Nelayan Karimun ditemukan tewas setelah jatuh ke Laut

Total Views: 366

Pos terkait