Karimun, JurnalTerkini.id – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Karimun terus melakukan pencarian terhadap nakhoda Speed Boat (SB) Tiga Saudara bernama Taufik yang diduga hilang di perairan Pulau Kundur Karimun sejak Minggu 20 Desember 2020.
Pasalnya, sudah sepekan Taufik tak kunjung ditemukan. Meskipun, rekannya Alimudin yang tak lain adalah KKM dari SB tersebut sudah ditemukan di pesisir Pantai Lubuk, Kecamatan Kundur, Karimun pada Rabu 23 Desember 2020 lalu.
“Terhadap nakhoda SB Tiga Saudara masih kita lakukan pencarian,” ujar Kasat Polairud Polres Karimun, Iptu Binsar Samosir kepada JurnalTerkini.id, Senin (28/12/2020).
Binsar mengatakan pihaknya yang juga dibantu oleh warga sekitar saat ini sudah memperluas wilayah pencarian.
Pencarian yang semula antara peraitan Pulau Kundur, Karimun dan Pulau Penyalai, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kini, bergeser hingga ke perairan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.
“Sekarang kita memperluas wilayah pencarian dengan bagi-bagi sama pihak keluarga, jika mereka di perairan Tanjungbatu, Kundur, kita ke perbatasan sekitar Selatpanjang atau perbatasan Provinsi Riau. Karena, alur airnya kesana,” katanya.
Namun, Binsar menjelaskan dalam proses pencarian tersebut pihaknya terkendala oleh kondisi cuaca. Mengingat, di penghujung tahun sering terjadi cuaca buruk.
“Kita selalu stand bye dan tergantung kondisi cuaca, jika bagus kami lakukan pencarian, jika sebaliknya tidak kita lakukan mengingat keselamatan,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, masyarakat Kabupaten Karimun digemparkan dengan adanya kabar satu unit speedboat (SB) hilang di perairan Pulau Kundur.
Speedboat bernama SB Tiga Saudara itu sebelum hilang diketahui berangkat dari Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Provinsi Riau pada Minggu (20/12/2020) sekira pukul 09.30 WIB.
SB Tiga Saudara membawa muatan berupa sayur-sayuran dan ikan ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Baca juga: Polres Karimun Benarkan Penemuan Mayat dekat Pantai Lubuk Kru SB Tiga Saudara, Nakhoda Masih Dicari





