Dari 241 kasus yang tercatat di Karimun, sebanyak 139 kasus (bertambah 5 orang) merupakan kasus konfirmasi dengan mengalami gejala, dan kasus konfirmasi tanpa gejala sebanyak 139 orang (bertambah 1 orang).
Untuk kasus perjalanan atau impor, dia mengatakan tercatat sebanyak 18 orang, kasus konfirmasi kontak erat sebanyak 146 orang, dan kasus konfirmasi tidak memiliki riwayat perjalanan atau kontak sebanyak 77 orang (bertambah 6 orang).
Sementara itu, untuk pasien yang telah selesai menjalani isolasi sebanyak 197 orang, atau bertambah sebanyak 7 orang.
Dan hingga saat ini, jumlah kasus yang di-swab sebanyak 1.670 orang atau bertambah sebanyak 40 orang.
Untuk susveilans serologi, antara lain jumlah rapid tes sebanyak 2.806 orang atau bertambah 1 orang, rapid tes reaktif 116 orang atau bertambah 1 orang, jumlah reaktif diperiksa RTPCR sebanyak 116 orang atau bertambah satu orang, dan jumlah reaktif dengan RTPCR sebanyak 35 orang atau bertambah satu orang.
Untuk kasus suspek tercatat sebanyak 443 kasus (bertambah satu kasus), jumlah kasus suspek diisolasi 443 kasus (bertambah satu) dan jumlah suspek discarded 441 kasus (bertambah 1). (rdi)
Baca juga: Pasien COVID-19 di Karimun kembali bertambah, sembuh lebih banyak






