Selama pandemi, kesejahteraan guru Paud Karimun jadi perhatian pemerintah

Guru PAUD Kecamatan Meral dan Meral Barat berfoto bersama. (foto: yra)
Guru PAUD Kecamatan Meral dan Meral Barat berfoto bersama. (foto: yra)

Karimun, JurnalTerkini.id – Kesejahteraan para guru Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) terus menjadi perhatian oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Kepulauan Riau (Kepri).

Perhatian tersebut bahkan diberikan oleh Pemkab Karimun di tengah mewabahnya COVID-19 atau virus corona sejak bulan Maret 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

Selama mewabahnya virus tersebut, tidak ada guru Paud yang berhenti dari tugasnya meskipun kegiatan belajar mengajar yang semula tatap muka kini beralih belajar dari rumah atau via daring.

Keputusan itu diambil dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 lantaran sekolah dinilai paling berpotensi menjadi tempat penyebaran virus tersebut.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris PD Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Karimun, Susi Lestari kepada JurnalTerkini.id, Kamis (19/11/2020).

Susi mengatakan, selama pandemi COVID-19 para guru Paud yang tergabung dalam Himpaudi Kabupaten Karimun tidak ada yang berhenti dari tugasnya.

Hal itu dikarenakan selama pandemi COVID-19 Pemkab Karimun terus memberi tetap membayarkan insentif mereka setiap bulannya.

“Alhamdulillah, selama pandemi COVID-19, insentif bagi guru-guru Paud non-formal seperti kami ini terus dibayarkan oleh Pemkab Karimun setiap bulannya,” ujar Susi.

Total Views: 284

Pos terkait