Hingga Kamis (12/11/2020), kasus positif Covid-19 di Batam sudah menembus angka 3.318 orang, dengan klaster karyawan swasta (1.794 orang) masih mendominasi dengan jumlah kasus 1.794 orang. Sedangkan 3 Kecamatan tertinggi angka positif Covid-19 yaitu Kecamatan Batam Kota (737 orang), Sekupang (516 orang) dan Sei Beduk (510 orang)
Pada kesempatan tersebut Didi Kusmarjadi juga berharap kepada Ria Saptarika dapat menyampaikan kepada pemerintah pusat agar lebih memperhatikan besaran insentif kepada perawat dan tenaga kesehatan lainnya sebagai garda terdepan dalam perawatan pasien Covid-19 di Kota Batam. Di samping itu juga kebutuhan Alat Pelindung Diri (Hazmat) dan obat-obatan yang menjadi kebutuhan utama selama melayani pasien.
Pada kesempatan itu Didi Kusmarjadi juga menyampaikan keluhan dari beberapa rumah sakit swasta atas lambatnya proses pencairan klaim perawatan pasien Covid-19 melalui BPJS Kesehatan.
Disampaikan juga kesiapan Kota Batam dalam program Travel Corridor Arrangement (TCA) Indonesian-Singapura, yaitu 2 pelabuhan (Pelabuhan Internasional Batam Center dan Pelabuhan Nongsa Pura), dua 2 rumah sakit untuk uji usap PCR (RSAB dan RSBP), serta 9 hotel sebagai sebagai lokasi singgah selama menunggu hasil uji usap Covid-19, di antaranya jaringan Haris, Hotel Vista, Asialink dan Travelodge. Pembiayaan lokasi singgah sejumlah hotel ini akan dibayar sendiri oleh pebisnis atau kalangan terbatas lainnya yang akan berangkat dari/ke Singapura. (rilis)






