Lalu, kasus perjalanan (impor) ada sebanyak 18 kasus. Kemudian, jumlah konfirmasi kontak erat ada 123 orang.
“Jumlah kasus konfirmasi tidak ada riwayat perjalanan atau kontak ada 41 kasus,” ucapnya.
Kemudian, Rachmadi menyebut bahwa kasus meninggal dunia karena COVID-19 di Karimun sudah terhitung ada 9 kasus kematian.
“Sebanyak 9 pasien positif meninggal dunia dalam kurun waktu 7 bulan terakhir,” ucap Rachmadi.
Sedangkan, untuk Susvelians Serologi disebutkannya jumlah orang yang melakukan rapid test di Kabupaten Karimun sebanyak 2.792 orang.
Dengan rincian, sebanyak 103 orang mendapatkan hasil reaktif hanya dengan rapid test dan 28 orang mendapat hasil reaktif dengan RTPCR. (yra)
Baca juga: Cuaca Ekstrem, Belasan Rumah di Karimun Terendam Banjir





