KARIMUN, JurnalTerkini.id – Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, memproyeksikan perputaran uang atau multiplier effect selama pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) X Tingkat Provinsi Kepri 2026 di wilayah setempat mencapai Rp4,2 miliar.
Popda X Kepri digelar di Karimun pada 2-8 Juli 2026.
Bupati Karimun Iskandarsyah, dalam konferensi pers di kediaman dinasnya, Tanjung Balai Karimun, Sabtu (27/6), mengatakan perputaran ekonomi yang masif tersebut dipicu oleh kehadiran ribuan tamu yang terdiri atas kontingen atlet, official, hingga keluarga atlet dari berbagai daerah di Kepri.
“Ajang Popda X ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan peluang emas bagi perekonomian masyarakat lokal. Kami memperkirakan potensi uang beredar selama pelaksanaan kegiatan ini dapat mencapai Rp4,2 miliar,” kata Iskandarsyah.
Untuk mengoptimalkan dampak ekonomi tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan ruang terbuka yang luas bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk memasarkan produk mereka di sekitar area penyeleggaraan.
Kendati demikian, Iskandarsyah memberikan instruksi tegas kepada para pedagang dan pelaku UMKM agar menjaga etika bisnis dengan tidak menaikkan harga barang atau makanan secara tidak wajar kepada para tamu yang datang.
“Saya minta dengan tegas kepada pelaku UMKM, jangan menaikkan harga kepada tamu yang hadir. Mari kita tunjukkan bahwa Karimun adalah tuan rumah yang baik, ramah, dan jujur,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum menjadi tuan rumah dalam Popda ini juga dimanfaatkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pencitraan daerah (branding) guna memperkenalkan potensi investasi dan pesona pariwisata Kabupaten Karimun ke tingkat provinsi. (rdi)





