Maigus Nasir Bertindak Sebagai Khatib Idul Adha: Keluarga Bertakwa Benteng Utama, Smart Surau Wadah Pembinaan Generasi

Wawako Padang, Maigus Nasir menjadi Khatib Sholat Iduladha di Masjid Babussalam Muhammadiyah, Kota Padang. ( Foto Prokopim Padang).
Wawako Padang, Maigus Nasir menjadi Khatib Sholat Iduladha di Masjid Babussalam Muhammadiyah, Kota Padang. ( Foto Prokopim Padang).

PADANG, Jurnalterkini.id — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, berkesempatan bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Babussalam Muhammadiyah, Jalan Sawahan IV Nomor 7, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Rabu (27/5/2026).

Di hadapan jamaah yang memenuhi ruang shalat dan halaman masjid, Maigus menyampaikan isi khutbah yang menitikberatkan peran penting keluarga serta upaya terpadu membangun generasi masa depan yang kokoh iman dan akhlaknya.

Bacaan Lainnya

Dalam pesan utama khutbahnya, Maigus menegaskan bahwa pondasi paling dasar dan terkuat dalam menjaga keharmonisan, ketertiban, serta kesejahteraan masyarakat dimulai dari lingkungan keluarga.

Menurutnya, tantangan zaman, perubahan nilai, serta berbagai persoalan sosial yang kian beragam dan kompleks saat ini hanya mampu dihadapi dan dijawab apabila dibangun benteng pertahanan yang kuat, yaitu keluarga yang bertakwa kepada Allah SWT.

“Keluarga adalah sekolah pertama dan utama bagi setiap manusia. Di sinilah benih‑benih kebaikan ditanam, dan dari sinilah lahir generasi saleh yang akan menjadi pelanjut kehidupan bangsa dan agama. Keluarga yang kokoh keimanannya adalah penyangga utama, pelindung kita dari segala pengaruh buruk, perpecahan, dan masalah yang mengancam tatanan sosial kita,” tegas Maigus Nasir.

Ia mengaitkan pesan keagamaan tersebut dengan langkah nyata yang sedang dilaksanakan Pemerintah Kota Padang. Salah satu wujud kesungguhan pemerintah dalam mendukung pembinaan ini adalah melalui Program Unggulan bernama Smart Surau, yang dirancang khusus bertujuan memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan nilai‑nilai agama sejak usia dini hingga remaja.

Program ini, paparnya, mengubah dan memperluas fungsi surau agar tidak lagi hanya sekadar tempat melaksanakan ibadah rutin, melainkan bertransformasi menjadi pusat kegiatan positif, pembelajaran, serta pengembangan potensi masyarakat, khususnya anak‑anak dan pemuda.

Lingkup kegiatan yang masuk dalam cakupan Smart Surau meliputi berbagai program terpadu, antara lain, Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, Fasilitasi Rumah Tahfiz, dan Penyempurnaan Materi Ajaran Agama Islam.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami ingin memastikan keberadaan surau kembali menjadi jantung kehidupan warga. Tempat ini harus hidup, berdenyut, dan memberi manfaat luas. Di sini kita bentuk anak muda yang tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh imannya, mulia akhlaknya, peka terhadap lingkungan, serta memiliki kemampuan dan daya saing tinggi di masa mendatang,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Maigus Nasir mengajak seluruh lapisan masyarakat, tokoh agama, pemuka adat, para orang tua, dan pengurus tempat ibadah, untuk bersatu bahu‑membahu mendukung keberlangsungan dan keberhasilan program tersebut.

Menurutnya, keberhasilan mencetak generasi penerus yang berkualitas adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan seluruh warga kota, demi terwujudnya Padang yang maju, aman, damai, dan penuh keberkahan. (Dion).

Total Views: 19

Pos terkait