BATUSANGKAR, Jurnalterkini.id — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Batusangkar menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan secara serentak yang melibatkan seluruh petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pada Jumat (22/5/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya preventif meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penularan hantavirus serta menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan nyaman.
Kegiatan pembersihan dilakukan secara menyeluruh mencakup seluruh area rutan, mulai dari blok hunian, halaman, saluran air, gudang, area dapur, hingga lingkungan perkantoran. Petugas dan warga binaan tampak antusias bergotong royong mengumpulkan sampah, memangkas rumput liar, serta menata kawasan yang berpotensi menjadi sarang tikus dan sumber penyakit lainnya.
Kepala Rutan Kelas IIB Batusangkar, Reza Aulia Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen institusi dalam meminimalisir risiko berkembangnya penyakit yang berawal dari lingkungan kurang bersih. Khususnya, hantavirus yang penularannya umumnya berasal dari hewan pengerat seperti tikus, menjadi perhatian utama dalam pengawasan kesehatan saat ini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi juga seluruh warga binaan demi menciptakan lingkungan rutan yang sehat dan bebas dari potensi penyakit,” tegas Reza.
Selain kerja bakti, pihaknya juga menyisipkan sesi edukasi singkat kepada para warga binaan mengenai pola hidup bersih dan sehat, serta cara-cara sederhana mencegah penyebaran penyakit yang bersumber dari lingkungan sekitar.
Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadikan fisik lingkungan semakin bersih dan kondusif, tetapi juga menanamkan budaya hidup bersih yang terus diterapkan dalam keseharian seluruh penghuni Rutan Kelas IIB Batusangkar.





