PADANG, Jurnalterkini.id – Dalam rangka Hari Preeklamsia Sedunia atau World Preeklamsia Day yang diperingati setiap 22 Mei, Rumah Sakit Universitas Andalas (RS UNAND) bersama Program Studi Subspesialis Kebidanan Peminatan Fetomaternal, HKFM Cabang Padang, dan POGI Sumatera Barat mengadakan acara penyuluhan kesehatan yang dan Ultrasonografi (USG) bagi ibu hamil.
Dengan mengangkat tema “Semua tentang Preeklamsia: Kenali, Cegah, dan Lindungi Ibu serta Bayi” kegiatan ini berlangsung di Landmark Lantai 1 RS Unand pada Kamis (21/5/2026) dan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan 2 Fakultas Kedokteran Unand, Dr. dr. Noza Hilbertina, M.Biomed, Sp.PA Subsp D.H.B(K).
Direktur Utama RS UNAND, Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp.BTKV., Subsp.VE(K), mengatakan sebagai rumah sakit rujukan utama untuk kasus fetomaternal di wilayah Sumatera Barat, RS UNAND berkomitmen terus meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak melalui berbagai program edukasi dan pemeriksaan preventif.
“RS Unand hari ini ada dua kegiatan tentang kesehatan ibu dan anak, pertama penyuluhan mengedukasi gizi, pengenalan tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan, serta praktik perilaku hidup bersih dan sehat, dan kegiatan kedua ada USG gratis untuk ibu hamil,” ujarnya.
Menurut dr. Riendra, pentingnya deteksi dini dan pencegahan melalui pola makan bergizi guna menjaga kesehatan ibu dan bayi. ” Kita harapkan angka kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya pemeriksaan kehamilan meningkat, serta mampu menekan risiko komplikasi selama masa kehamilan dan persalinan” imbuhnya.
Dalam sesi penyuluhan, para peserta diberikan informasi komprehensif dari sejumlah pakar, termasuk Prof. dr. Nur Indrawati Lipoeto, MSc, PhD, SpGK(K), Dr. dr. Vauline Basyir, SpOG Subsp K.FM MM, dr. Rina Gustuti, SpOG Subsp K.FM, dan dr. Ramya Sausan, SpOG. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan gejala preeklamsia, faktor risiko, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan ibu hamil selama kehamilan.
Selepas sesi pemberian materi, layanan skrining kehamilan berupa pemeriksaan USG gratis. Sebanyak 37 ibu hamil memanfaatkan kesempatan ini untuk memantau kondisi kesehatan janin mereka, mengevaluasi pertumbuhannya, sekaligus mendeteksi sedini mungkin apabila ada potensi kelainan pada kehamilan.
Tim medis RS UNAND menjelaskan bahwa pemeriksaan USG fetomaternal sebaiknya dilakukan pada trimester pertama kehamilan (usia 10–13 minggu) dan trimester kedua (usia 18–22 minggu) demi memperoleh informasi akurat mengenai kondisi kesehatan janin dan ibu hamil.
Dengan kegiatan ini diharapkan mampu menekan angka risiko selama masa kehamilan dan persalinan serta mendukung terwujudnya generasi sehat dan berkualitas.





