Kendala Biaya Akomodasi dan Transportasi
Sebagai pekerja serabutan, Zuljefri mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan biaya di luar medis. Meskipun pengobatan ditanggung, biaya transportasi laut dan akomodasi selama di Batam menjadi beban berat bagi keluarganya.
“Yang paling berat adalah biaya perjalanan dan tempat tinggal selama pengobatan di luar pulau. Dalam waktu dekat kami harus kembali ke Batam untuk tindakan medis selanjutnya,” ungkapnya.
Apresiasi untuk PT Timah Tbk
Hadirnya bantuan dari PT Timah menjadi angin segar bagi keluarga Zuljefri. Bantuan tersebut akan difokuskan untuk mendukung operasional selama masa pengobatan sang buah hati.
“Alhamdulillah, bantuan dari PT Timah sangat meringankan beban kami, terutama untuk biaya transportasi. Terima kasih telah peduli dan membantu pengobatan anak kami di tengah kesulitan ini,” tutur Zuljefri penuh syukur.
Ia pun berharap PT Timah terus berkembang sehingga program bantuan sosial di bidang kesehatan seperti ini dapat terus menjangkau masyarakat luas yang membutuhkan. (*/rdi)





