Wartawan Kecewa saat Kunker Kapolda Kepri di Anambas, Aturan Protokoler Dinilai Berubah-ubah

Sejumlah wartawan di Anambas kecewa protokoler kunjungan Kapolda Kepri berubah-ubah. (JurnalTerkini.id/fendi)
Sejumlah wartawan di Anambas kecewa protokoler kunjungan Kapolda Kepri berubah-ubah. (JurnalTerkini.id/fendi)

Anambas, Jurnalterkini.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau, Irjen Pol Asep Safrudin melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu (13/5/2026). Kedatangan jenderal bintang dua itu disambut jajaran Polres Kepulauan Anambas di kawasan Anambas Resort.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi personel kepolisian di wilayah perbatasan serta memastikan pelayanan kepolisian berjalan baik di daerah kepulauan. Sejumlah agenda internal juga dipersiapkan dalam kunjungan tersebut.

Bacaan Lainnya

Area penyambutan telah dipadati personel kepolisian dan unsur protokoler. Pengamanan di sekitar lokasi terlihat lebih ketat dibanding kunjungan pejabat sebelumnya.

Sebanyak 13 wartawan dari berbagai media di Anambas turut hadir di lokasi penyambutan. Kehadiran mereka untuk melakukan peliputan langsung sekaligus menunggu kesempatan melakukan wawancara terkait situasi keamanan dan penegakan hukum di wilayah Polda Kepri.

Para wartawan telah menunggu sejak sebelum rombongan Kapolda tiba di lokasi. Sejumlah awak media juga telah mempersiapkan peralatan dokumentasi untuk mengambil gambar kegiatan penyambutan dan agenda kunjungan kerja.

Namun, proses peliputan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Wartawan mengaku tidak mendapat akses leluasa untuk mendekati area kegiatan maupun mengambil dokumentasi secara langsung.

Situasi semakin ketat setelah muncul larangan mengambil foto Ketua Bhayangkari Polda Kepri, Detta Asep Safrudin. Aturan tersebut membuat ruang gerak wartawan semakin terbatas selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, ketentuan peliputan yang diterapkan protokoler Polres Kepulauan Anambas disebut beberapa kali berubah. Kondisi itu membuat wartawan kesulitan menyesuaikan posisi dan waktu pengambilan gambar.

Awalnya, sejumlah wartawan masih diperbolehkan berada di sekitar area penyambutan. Namun tidak lama kemudian, mereka kembali diminta bergeser menjauh dari lokasi utama kegiatan.

Perubahan aturan yang terjadi dalam waktu singkat membuat suasana di lokasi peliputan menjadi tidak kondusif. Apalagi sebelum kunjungan Kapolda, para wartawan juga tidak mendapat pengarahan detail dari Seksi Humas Polres Kepulauan Anamhas.

Kunjungan kerja Kapolda Kepri sendiri berlangsung dengan pengamanan dan pengawasan ketat dari personel yang bertugas.

Sebelum kegiatan penyambutan Kapolda dimulai, sejumlah wartawan memilih meninggalkan lokasi dengan rasa kecewa karena tidak dapat melakukan peliputan secara maksimal.

Padahal kehadiran media diharapkan dapat menjadi sarana penyampaian informasi kepada masyarakat terkait kunjungan pimpinan tertinggi kepolisian di Provinsi Kepulauan Riau tersebut. (Tim)

Total Views: 25

Pos terkait