Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji 2026

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Maria Assegaf (foto: kemenhaj)
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah Maria Assegaf (foto: kemenhaj)

Bagi jemaah gelombang kedua yang mendarat di Jeddah, Maria mengingatkan pentingnya mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi di tanah air. Hal ini bertujuan untuk mempermudah proses pengambilan miqat di pesawat sebelum mendarat, sehingga jemaah bisa langsung menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib dengan tertib.

Perlindungan Kesehatan Jemaah Risiko Tinggi

Bacaan Lainnya

Selain pengaturan pergerakan, Kemenhaj memberikan perhatian serius kepada jemaah lansia, disabilitas, dan jemaah risiko tinggi.

Maria meminta kelompok jemaah ini untuk segera melapor kepada petugas medis jika merasakan keluhan kesehatan sekecil apa pun, seperti pusing atau nyeri dada.

Kerja sama dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) juga terus ditingkatkan untuk memperkuat edukasi mengenai keselamatan dan kedisiplinan jemaah selama di lapangan.

Di sisi lain, Kemenhaj menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya seorang jemaah asal Kota Medan dari kloter KNO 8, Kasiani Sigito Tarmidi, pada Minggu (10/5/2026).

Hingga saat ini, tercatat total 24 jemaah haji Indonesia wafat di Arab Saudi, sementara 67 jemaah lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Kemenhaj berharap seluruh jemaah tetap disiplin menjaga kesehatan agar dapat meraih predikat haji mabrur dalam kondisi yang sehat walafiat. (rdi)

Total Views: 23

Pos terkait