Hal ini, sudah dibuktikan Karimun daerah yang sangat minim konflik horizontal. Dengan saling menghormati antar suku maupun agama yang sudah menyatu dalam kehidupan sehari-hari.
” Untuk itu peranan Ketua dan pengurus FPK periode 2025-2030, selain bersinergi dengan pemda karimun juga harus tetap menjaga serta menjembatani komunikasi antar paguyuban suku,” pesannya.
Sedangkan, Ketua FPK Karimun Zulkhainen mengatakan, keberadaan FPK ini untuk memayungi sedikitnya 26 suku yang ada di Karimun. Dengan menyelaraskan program FPK dengan visi pemerintah daerah khususnya disektor dunia investasi dan pariwisata.
” Dengan kerukunan antar-etnis adalah fondasi utama, untuk menarik investor ke Karimun. Dan, rencana kerja kita salah satunya menginisiasi miniatur rumah ada dari berbagai suku,” ucapnya.
Sebelumnya, FPK Karimun telah terlebih dahulu menjalankan sejumlah kegiatan sosial kemasyarakatan. Di antaranya adalah pembagian sembako secara bergilir antar suku, kegiatan pengajian, hingga Safari Ramadhan yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.(edy)




