Inovasi Pakan Mandiri untuk Tekan Biaya Operasional
Menghadapi tantangan harga pakan yang fluktuatif, PT Timah memberikan solusi berkelanjutan berupa bantuan mesin pembuat pakan (pelet) dan mesin penetas telur. Inovasi ini memungkinkan peternak memproduksi kebutuhan operasional secara internal.
“Bantuan mesin pakan sangat membantu kami mengurangi biaya operasional. Sekarang kami juga bisa menghasilkan bibit sendiri tanpa harus bergantung pada pasokan luar,” jelas Alizan.
Kawasan Pemberdayaan Terpadu
Selain fokus pada unggas, kawasan binaan PT Timah di Karimun ini diproyeksikan menjadi lokasi pemberdayaan terpadu. Beberapa sektor lain yang turut dikembangkan meliputi:
- Budidaya ikan air tawar.
- Produksi terasi lokal.
- Pertanian hidroponik untuk sayuran organik.
Meningkatkan Pendapatan Nelayan Lokal
Program ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi anggota kelompok yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Peternakan ini menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan mengingat tingginya permintaan pasar akan daging ayam dan telur.
“Alhamdulillah, ada tambahan penghasilan nyata. Kami berharap dukungan PT Timah terus berlanjut, terutama untuk pengembangan teknologi mesin pakan agar kelompok kami semakin mandiri dan berkembang,” tutupnya.
Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PT Timah dalam mendorong pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekitar. (*/rdi)




